Masih berkutat seputar Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang yang telah memasuki putaran terakhir, setelah salah satu pak guru seo saya menyatakan mundur so saya berusaha menaikan halaman saya sendiri yang begitu berat untuk dinaikan ke permukaan lagi, saya tau memang data center yang sedikit banyak menjadi penyebab inti, hal ini terbukti karena setelah target geo visitor dirubahpun sama sekali tidak memiliki nilai perubahan signifikan.
Well now saya sekarang akan putar haluan dan memang dari semenjak beberapa waktu yang lalu saya sedikit melakukan senggol-menyenggol dan geol menggeol halaman kontes kopitozie meski sama sekali tidak menyebabkan kehamilan perkembangan berarti. Kontes Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang ini memang cukup berat apalagi untuk menembus peringakt 10 besar, ruarrrr binasa
Humm beberapa hari belakangan semangat untuk melakukan optimasi sedikit menurun, bukan apa-apa karena emang saya gak bisa optimasi hehehe, mengandalkan jaringan gprs untuk melakukan optimasi sangatlah membuat prustrasi, mbuh ditempat yang damai ini memang damai dan saking damainya hanya sinyal gprs yang sanggup diterima cikalong, jangan harap deh dapet HSDPA 3.5G, orang 2G aja gak ada, gprs pun lup lep. hehe oke deh cukup dulu sekian untuk sementara. Cag ah cu.
Setelah sekian lama berusaha untuk menggali kuburan halaman Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang dari tumpukan pasir google sanbox, akhirnya semua usaha itu mulai membuahkan hasil, meski sempet drop karena susahnya minta ampun finally he’s back to the right position
masuk lagi di jalur 100 besar google serp, not bad for newie blogger like me hehe, hal ini tak lepas dari fresh backlink yang diberikan teh okky dengan jurus sate bandeng yang nikmat itu, mantaps teh. Nah kalo udah balik lagi ke posisi yang agak terhormat di jalur kan jadi gak terlalu malu-maluin lagi hehe atoh mode: on
Nah sekarang tinggal ping sana ping sini, meskipun minggu ini gak jadi ke garut dan harus nemenin nyokap karena masih sakit ternyata ada hikmahnya juga, hikmahnya jadi tetep bisa sedikit melakukan optimasi ringan kanan dan kiri dengan porsi semangkok baso harus sesuai dengan kemampuan perut. Terkuburnya halaman di serp jadi pelajaran yang sangat berharga bagi saya, ya memang backlink yang minim membuat halaman langsung menghilang ketika kena penalti dari mesin pencari dan jelas terbukti untuk mengembalikannya tidak bisa sejam ataupun satu hari, in fact halaman saya hampir sebulan baru bisa kembali ke posisi yang layak. Bermain-main dengan Objek Wisata di Pandeglang memang memakan energi hehehehe.